Friday, October 20, 2017

Sketsa Rasa #3

Perjalanan pergi bersama,
bisa kuubah menjadi perjalanan pulang,
dengan separuh hati yang turut bersisian...

kemana pun ...


My world is in your eyes...





 

Sketch of Feelings #2

The symbol shoudn't be a ring...

It supposed to be home.
A home, not a house.

Or a map, a route; back to home.
With the eagerness, pure intention,
without restriction, without responsibility,
but it is something that we want.

We want it whole heartedly,
to set our foot inside the home,
leaving all the burden outside,
feeding our soul with what's inside.

Home can be everywhere,
within everyone.
Everyone with the correct piece,
that can hold ours.


just too early ...


Sketsa Rasa #1


...

kita menabung rindu pada tiap sekat hari,
hingga tik tok tidak terdengar,
tertutup gelitik di setiap indera,
merambat sampai pangkal hati.

Begitu kian saat, hingga hitungan minggu,
sampai akhirnya waktu memberikan celah,
dan dalam lebur pelukan kita meledak,
tanpa satu kata yang perlu terucap. 


dalam bungkam, ibukota; Oct 20th


Friday, October 06, 2017

Habis Depa Juga Skala

Satu-satunya yang bisa beranak pinak,
tanpa terbagi tanpa berkurang,
tapi melesat berkali lipat jumlahnya,
seperti dipermulus wax perahu kertas,
menyusuri liku tahun kehidupan,
berteraskan kanan kiri pencobaan,
dan akan melabuhkan rasa pada lautan,
yang tak bertepi, juga tak pernah surut.

Selamanya, sampai umur ini masih ada.

Only yours,  my Janna.

Tuesday, October 03, 2017

Stirb Nicht Vor Mir #2

I don't know who he is
In my dreams he does exist
His passion is a kiss
And I can not resist

I wait here
Don't die before I do
I wait here
Don't die before I do

Kemudian pada malam pergantian tahun,
bukan perayaan satu negara, tapi perayaan dua jiwa,
yang tahu kini pasti akan menjadi pernah,
dan mungkin esok tidak akan sama.

Kematian yang kau bayangkan,
berada di atas kapal entah di lautan mana,
mungkin bibir ini akan memberikan senyum dengan derajat lengkung maksimal,
atau sekedar terkulum mengikatkan bendera hitam seperti di pergelangan tanganmu,
bahwa kita (kau) telah melewati sebuah perjalanan kehidupan yang hebat.
Yang membekas, dan patut dikisahkan kembali,
pada anak dan cucu-cucuku.

Ich warte hier
Don't die before I do
Ich warte hier
Stirb nicht vor mir


Stirb nicht
Sometimes love seems so far
Ich warte hier
Your love I can't dismiss




Nomad stays deep in the soul...

Stirb Nicht Vor Mir #1



Die Nacht öffnet ihren Schoß
Das Kind heißt Einsamkeit
Es ist kalt und regungslos
Ich weine leise in die Zeit
Ich weiß nicht wie du heißt
Doch ich weiß dass es dich gibt
Ich weiß dass irgendwann
irgendwer mich liebt

He comes to me every night
No words are left to say
With his hands around my neck
I close my eyes and pass away
I don't know who he is
In my dreams he does exist
His passion is a kiss
And I can not resist

Ich warte hier
Don't die before I do
Ich warte hier
Stirb nicht vor mir

Sebuah siang tanpa kepengangan telinga,
tanpa riuh dengan berang, disertai wangi kopi,
di seluruh apartment, hingga tercampur baur,
kedua puluh hingga setengah abad,
bergumul airmata dan citacita,
apa yang bisa dibagi dan dipintal bersama.


I can still taste the sweetness..