Thursday, July 07, 2022

Letak Salah Paham

Jangan berani-berani;

kau salahkan waktu. 


Waktu yang linear,

waktu yang diam saja tak beraksi, 

waktu yang tak pernah punya niatan, 

lalu kau bilang.. 


sayang, kenapa baru sekarang, 

sayang, kufikir kau sudah berlalu.. 


lalu mau kapan kau sadari, 

waktu hanyalah dekorasi,

tidak pernah ia isi wacana dan asa, 

itu semua hanya olah fikir olah rasamu! 


Kau luncurkan anak panah pada lembu jantan

yang sudah mati membusuk, 

lalu kau tergopoh membawa sebilah pisau, 

menusuknya lima ratus kali, 

berharap darah segar mengucur deras. 


Sama seperti ketika nenek sibuk menata taplak putih dengan tepian brokat bunga-bunga, di tengah gaduh dan pecah polah tawa setengah lusin cucu dan binatang peliharaan, berlarian di ruangan yang sama. 


Bukan hanya olah fikir dan rasa, 

penempatanmu juga adalah bencana, kawan! 


Jadi berhenti menyalahkan waktu, 

baiklah menakar nilai yang kau bawa ke tukang gadai, 

mungkin bukan nilainya yang keliru, tapi mata yang melihatnya yang kehilangan fokus.