Saturday, March 19, 2005

Amaris


Kau bisa memikat dara dengan seruling madu,
memanggilnya sedemikian rupa,
dengan keserasian do re mi...


Tapi dia yang datang sukarela,
lalu berdiam dalam perih dan lirih,
tanpa lantunan pelipur pun nyanyian perindu...


Maka dialah yang layak kau sandang,
dalam jenuhnya rasa dan tiap tetesan darah.

No comments: