Tuesday, February 24, 2004

Untuk menyemangatimu..


Pintamu dihembuskan angin yang menjelma dalam mimpiku,
ternyata kau yang menyusupkannya di sela ricuhnya hari..
Kerinduanmu memenuhi segala wadah yang mungkin singgah padaku,
keteguhanmu sungguh mengikis waktu yang tampak terlalu tebal..

Ada apa,sayang?Nampaknya kau kehilangan gairahmu..
Adakah yang bisa kulakukan untuk sedikit memperluas ruang gerakmu?
Janganlah kau telan bulat-bulat rutinitas yang kian menghantammu..
Pungutlah kilau-kilau kecil yang seakan tak berharga,
karena Dia menciptakan segalanya berharga untuk kita..