Tuesday, September 27, 2005

Rindu yang sederhana

Aku rindukan kau,
saat pandang melayang,
usik malam yang senggamai bulan.


Bahkan pada letupan air mendidih,
yang lukai punggung tanganku.
Menyaru rasa yang menggedor dada,
perih dan begitu melegakan.


Aku rindukan kau,
sesederhana itu.

No comments: