Monday, July 18, 2005

Putaran rasa


Keluhan rutin pada hari-hari hujan,
betapa kami benci pada kilat,
yang awali serentetan larangan.


Berlari ke balik punggung bunda,
berlindung dari gaduh guntur,
diakhiri dengan lebat hujan.


Beberapa jenak tuntas sudah tangis langit,
tinggalkan becek lumpur tuk bermain.


Kau pun menyambarku bagai kilat,
sekelibatan mata namun dahsyat.
Dalam hitungan detik aku terpaku,
singkat kemudian hatiku digedor kuat.


Nanti kita kan berlari kecil saat hujan renik,
berteduh di kala lebat, nikmati indah bianglala,
dan jejakkan kaki telanjang di rumput yang basah.


Begitulah dunia, ikatan ini,
dan keseluruhan dinamika.
Kita jelang sama rata,
sampai nafas tak lagi sama.

No comments: